Sedangkan berdasarkan faktor yang mempengaruhi, peningkatan pertumbuhan M2 dipengaruhi oleh operasi keuangan Pemerintah Pusat dan kenaikan aktiva luar negeri bersih. Operasi keuangan Pemerintah Pusat tumbuh 5,2% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 2,5% (yoy). Peningkatan pertumbuhan uang beredar tersebut sejalan dengan pertumbuhan aktiva luar negeri bersih yang meningkat dari 9,3% (yoy) menjadi 15,3% (yoy). “Sementara itu, penyaluran kredit perbankan pada Januari 2015 tercatat sebesar Rp3.662,6 T, atau tumbuh 11,4% (yoy), relatif stabil dibandingkan pertumbuhan Desember 2014 yang sebesar 11,4% (yoy),” imbuhnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan suku bunga kredit dan deposito perbankan sedikit menurun di Januari 2015. Rata-rata suku bunga kredit pada Januari 2015 tercatat sebesar 12,95%, sedikit lebih rendah dibandingkan Desember 2014 yang berada di level 12,96%. Sementara itu, rata – rata suku bunga Deposito berjangka waktu 1, 3, 6, dan 12 bulan pada Januari 2015 masing – masing tercatat sebesar 8,45%, 8,90%, 9,24% dan 8,82%, turun dibandingkan Desember 2014, yang masing-masing sebesar 8,57%, 8,95, 9,32% dan 8,86%















