Makna puasa lainnya jelas Zulkifli adalah menimbulkan kepekaan sosial. Untuk itu, bulan Ramadan harus menjadi momentum mengingat penderitaan mereka yang secara finansial belum beruntung. “Saya ingin Ramadan kali ini dapat menciptakan kesalehan sosial bagi yang menjalankannya. Agar kita merasakan bagaimana rakyat kita masih banyak yang miskin,” ujarnya.
Sementara itu, pengagas Dapur Iftar, Futri Zulya Savitri/ Pegiat sosial dan CEO Haneda yang juga Wakil Ketua Umum PUAN menjelaskan Dapur & Posko Iftar PUAN& Haneda merupakan salah satu bentuk kegiatan mendekatkan diri dengan sesama manusia.
Diharapkan, kegiatan ini memberikan manfaat yang positif bagi sesama muslim.“Jangan kita sia-siakan momentum Ramadhan ini untuk menabur kebaikan & amal sholeh sekaligus melebarkan sayap PUAN,” ujarnya.
Menurut Zita Anjani selaku Dewan Pembina Bunda Pintar Indonesia, “Dapur dan Posko Iftar PUAN & Haneda kerjasama dengan Bunda Pintar Indonesia ini terdapat di lima titik yaitu RW 12 Kelurahan Cip. Besar Utara,Lampu Merah Pramuka – Pemuda, Lampu Merah Kawasan Industri Pulo Gadung, Lampu Merah Kawasan Otista Cawang dan Lampu Merah Lap. Golf rawamangun. “Ada sekitar 500 paket buka puasa nanti,” pungkasnya.





















