“Fenomena yang sangat kuat ketika virtual visit terjadi kita bisa mengabaikan demografis. Jika dulu kita harus repot membuat pusat perbelanjaan di daerah, sekarang hanya perlu membangun (gudang) di kota saja,” jelasnya.
Menurut Dirjen Ramli, Indonesia harus siap dengan pelayanannya agar tidak menjadi konsumen. “Solusi bagi industri logistik e-commerce dari aspek regulasi, kualitas layanan, dan perlindungan konsumen sehingga tercipta optimalisasi industri logistik e-commerce pun harus dicari,” katanya.
Seminar Nasional ini menghadirkan narasumber antara lain Deputi Komisioner Pengawas Perbankan l, Otoritas Jasa Keuangan Budi Armanto, Senior Business Development Logistic Tokopedia Stephanie Octavia, Ketua Asperindo M. Feriadi, Direktur Utama PT. Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono, dan Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi, serta Direktur Pos Ditjen PPI Ikhsan Baidirus sebagai Moderator.















