MEDAN-Sektor pariwisata di Sumatera Utara berpotensi mendukung akselerasi perekonomian. Pengembangan destinasi wisata, antara lain Danau Toba dan daerah lainnya di Sumatera Utara dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dan menyumbang devisa bagi negara.
Demikian disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Rosmaya Hadi, dalam dalam acara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara (Prov. Sumut), di Medan.
Sertijab dilakukan kepada Wiwiek Sisto Widayat, sebagai Kepala Perwakilan BI Prov. Sumut yang baru, menggantikan Andiwiana Septonarwanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Plt. Kepala Perwakilan BI Prov. Sumut.
Dalam mendukung akselerasi perekonomian Sumatera Utara, BI memandang terdapat 3 potensi pengembangan perekonomian yang dapat diprioritaskan.
Pertama, potensi pemanfaatan proyek infrastruktur Pemerintah yang telah dan akan selesai antara lain Tol Trans Sumatera dan pelabuhan Kuala Tanjung untuk hilirisasi industri kelapa sawit dan karet.
Kedua, terjaganya daya beli masyarakat seiring dengan peningkatan Upah Minimum Provinsi (UMP) didukung dengan inflasi yang terjaga.
Ketiga, potensi pengembangan pariwisata dengan meningkatkan Akses, Amenitas, Atraksi, Promosi, dan Permodalan (3A2P) di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, sebagai salah satu dari 10 Bali baru.













