Pada tahun 2018, perekonomian Sumatera Utara terakselerasi tinggi hingga 5,18% (yoy), lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya 5,12% (yoy). Percepatan pertumbuhan ekonomi ini ditopang oleh investasi dan konsumsi rumah tangga.
Dari sisi sektoral, kinerja sektor utama tercatat tumbuh meningkat, terutama pada sektor perdagangan dan sektor industri pengolahan. Dari sisi inflasi, inflasi Sumatera Utara tahun 2018 mencatatkan realisasi terendah di tingkat nasional, yaitu sebesar 1,23% (yoy).
Lebih lanjut, Deputi Gubernur Rosmaya Hadi menyampaikan 4 pesan kepada pimpinan baru BI Prov. Sumut.
Pertama, Pimpinan baru BI Prov. Sumut diharapkan mampu meneruskan dan meningkatkan kontribusi Bank Indonesia di daerah, menjalankan peran sebagai strategic advisor yang kredibel dan dapat diandalkan oleh stakeholder utama di daerah.
Kedua, KPw BI Prov. Sumut harus senantiasa mampu memenuhi kebutuhan uang Rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, tepat waktu, dan dalam kondisi yang layak edar.
Ketiga, BI berkomitmen untuk mendukung pengembangan sektor riil secara konsisten dan berkelanjutan dan mendukung penurunan defisit transaksi berjalan.
Keempat, pimpinan baru BI Prov. Sumut diharapkan senantiasa menegakkan prinsip-prinsip Good Governance.













