“Tower I akan menjadi pusat pendidikan modern dengan fasilitas pembelajaran terpadu. Sementara Tower II dirancang sebagai hotel pendidikan berstandar Green Building (BGH Tingkat Madya), yang mendukung kegiatan akademik seperti seminar dan konferensi, serta sektor pariwisata kota Semarang,” katanya.
Menuut Joko, PTPP juga mengusung pendekatan ramah lingkungan dan efisien biaya dengan mengimplementasikan teknologi daur ulang seperti adjustable decking, clay footing bekisting, dan tile spacer reuse. Implementasi lean construction (konstruksi ramping) dilakukan agar dapat membuat project delivery menjadi lebih efisien dan meminimalisir waste.
Dari sisi arsitektur, Twin Tower UNDIP tampil menonjol melalui desain futuristic yang memadukan Curtain Wall Sunergy Blue Green 8mm, Spandrel Panasap Lite Grey, dan sebuah Sky Bridge Interkoneksi yang menghubungkan kedua menara sebagai ikon visual yang kuat.
Joko menambahkan, pembangunan Twin Tower UNDIP bukan hanya tentang membangun gedung—tetapi tentang membangun masa depan. Di tengah berbagai isu yang berkembang, PT PP tetap berdiri tegak, konsisten memberikan kontribusi positif melalui proyek-proyek berkualitas, berdampak luas, dan nerpijak pada nilai keberlanjutan.














