Di sisi lain, beban keuangan PTPP meningkat 38,76% menjadi Rp1,5 triliun, dari Rp1,08 triliun kuartal III 2024. Adapun beban lainnya melambung 97,57% menjadi Rp590,24 miliar di kuartal III 2025, dari Rp298,74 miliar pada kuartal III 2024. Sedangkan kerugian penurunan nilai mencapai Rp224,97 miliar, dari hanya Rp177 miliar. Sementara bagian laba ventura bersama anjlok 19,67% jadi Rp642 miliar.
Akumulasi berbagai kenaikan i beban Perseroan di atas menyebabkan, laba sebelum pajak PTPP terpangkas sebesar 54,39% menjadi Rp45,84 miliar pada kuartal III 2025, dibandingkan Rp100,52 miliar pada kuartal III 2024.
Total aset PTPP per 30 September 2025 sebesar Rp55,52 triliun, turun 1,88% dari Rp56,58 triliun per Desember 2024. Sedangkan jumlah liabilitas dan ekuitas PTPP per September 2025, masing-masing Rp40,22 triliun dan Rp15,29 triliun.















