Menurut Joko, PTPP terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan infrastruktur nasional dengan menghadirkan inovasi serta solusi berkelanjutan.
“Penyelesaian proyek pelebaran ini merupakan bukti nyata bagaimana PTPP berkontribusi dalam menciptakan infrastruktur yang lebih baik demi kelancaran mobilitas masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai salah satu jalur utama di Trans Jawa yang kerap mengalami kepadatan, kehadiran lajur tambahan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi pemudik.
Dalam proyek ini, PTPP menerapkan inovasi teknologi Robo-Flagman, sebuah perangkat otomatis yang menggantikan peran flagman manual dalam mengatur lalu lintas di area kerja. Teknologi ini mampu beroperasi 24 jam dengan memberikan sinyal lalu lintas secara akurat, sehingga meningkatkan keselamatan pekerja dan pengguna jalan selama proses konstruksi berlangsung.













