Pendiri dan Ketua Umum Inovator 4.0 yang juga Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya (Bukit Algoritma di Cikidang, Sukabumi) Budiman Sujatmiko secara virtual memaparkan bahwa pada era 4.0 saat ini kebijakan dapat berjalan dengan efektif jika berbasis data dan ke depan akan didominasi oleh mesin dalam mempercepat semua produk pelayanan publik.
“Karena memang situasi laju perkembangan sosial ekonomi politik dipicu rekayasa atomic, rekayasa persepsi dan rekayasa biologi. Saya menyoroti rekayasa persepsi karena berkaitan dengan teknologi informasi dan berdampak terutama dari bidang sosial ekonomi dan budaya juga politik,” jelas Budiman Sujatmiko.
Memperkuat urgensi pemerintahan digital, Head of Public Policy Amazon Web Services Dimas Ramadhani mengatakan prinsip pemerintahan digital meliputi kepemimpinan dan tata kelola administrasi publik, manajemen perubahan, hingga legislasi dan regulasi, serta pembangunan ekosistem digital.
“Oleh karena itu perlu sebuah lembaga yang diberi mandat untuk mempelopori pengelolaan data pemerintah dan digitalisasinya, sehingga dapat mengisi kekurangan keahlian pada lembaga publik lainnya dan berfokus untuk mendorong inisiatif dan inovasi digital,” tukas Dimas.














