Lebih jauh lagi, pertukaran informasi yang dilakukan mencakup pembahasan integrasi regional yang dilakukan masing-masing negara. Finlandia telah bergabung dengan eurozone sejak tahun 1990-an, sementara Indonesia sedang bersiap memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di akhir tahun 2015.
Dalam hal ini, Agus Marto menyampaikan optimismenya, mengingat reformasi struktural yang tengah dilakukan Pemerintah akan menambah daya saing dan produktivitas, sehingga Indonesia akan memiliki posisi yang lebih baik dalam menghadapi MEA. “Menghadapi tekanan global yang masih tinggi bagi kedua negara, masing-masing pihak mengharapkan kerja sama ekonomi antara Finlandia dan Indonesia akan terus meningkat, termasuk antara bank sentral kedua negara,” pungkasnya.














