Kepala Negara mengingatkan, bahwa tugas membela negara tidak akan mudah. Di zaman sekarang tidak cukup membela negara hanya dengan berorasi dan mengumpulkan massa. Namun, membela negara harus dilakukan dalam berbagai bentuk kerja nyata.
Membela negara, kata Presiden Jokowi, bisa dilakukan melalui berbagai bidang dan profesi, misalnya dengan menjadi dokter yang memiliki dedikasi untuk memberikan pelayanan kesehatan pada rakyat, utamanya di daerah-daerah terpencil atau menjadi insinyur yang turut terlibat dalam kerja besar bangsa dalam pembangunan infrastruktur yang Indonesiasentris.
Selain itu, menurut Presiden, bela negara juga bisa dilakukan dengan menjadi pengusaha, menjadi sociopreneur, model baru dalam dunia usaha yang turut menyelesaikan masalah-masalah sosial yang dihadapi oleh masyarakat.
“Bela negara juga bisa dilakukan dengan menjadi pribadi-pribadi terbaik yang berkarakter, yang optimistis, yang tidak pesimistis, yang memberikan sumbangsih kepada kemajuan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” sambung Presiden Jokowi.














