Dalam arahannya, Presiden Jokowi mengingatkan kepada para menterinya bahwa rakyat sedang menunggu hasil kerja mereka.
Karena itu, Presiden meminta agar seluruh menteri langsung bekerja mulai hari ini.
“Saya harapkan langsung bisa bekerja dan tancap gas, tidak usah nunggu-nunggu apa-apa lagi,” tegasnya.
Terhadap kementerian yang dilakukan penggabungan atau pemisahan, Presiden Jokowi menginstruksikan kepada para menterinya, agar memberdayakan struktur yang ada terlebih dahulu.
Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi misalnya, menurut Presiden bisa langsung memanfaatkan Dirjen Pendidikan Tinggi yang berasal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Deputi-Deputinya.
“Saat ini sedang dipersiapkan Peraturan Presiden (Perpres) yang berkaitan dengan ini,” kata Jokowi.
Sementara terhadap kementerian yang baru sehingga belum ada strukturnya seperti Kementerian Maritim, Presiden Jokowi meminta agar berkoordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).
“Tetapi tetap mulai bekerja, gunakan apa yang ada, dan bekerja secepat-cepatnya,” pintanya.
Presiden Jokowi menegaskan, bahwa tidak ada lagi visi misi menteri. Yang ada adalah mengerjakan arahan Presiden.















