JAKARTA-Presiden Joko Widodo melantik Hasyim Asyari menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Istana Negara, Jakarta, Senin (29/8).
Hasyim ditunjuk menggantikan ketua KPU sebelumnya, Husni Kamil Manik, yang wafat pada 7 Juli lalu.
Tahun 2012, Hasyim masuk dalam daftar calon komisioner KPU hasil seleksi panitia seleksi yang dibentuk pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Pada saat fit and proper test calon anggota KPU periode 2012-2017 di Komisi II DPR RI pada 19 – 20 Maret 2012 lalu, Hasyim Asy’ari memperoleh 32 suara atau peringkat kedelapan dari 7 orang yang dinyatakan lolos sebagai anggota KPU periode 2012-2017.
Ia pun gagal menjadi komisioner KPU.
Sedangkan tujuh peringkat teratas yang telah bertugas sebagai anggota KPU sejak 2012 lalu adalah: Ida Budhiati (45 suara); Sigit Pamungkas (45 suara); Arief Budiman (43 suara); Husni Kamil Manik (39 suara); Ferry Kurnia Rizkiansyah (35 suara); Hadar Navis Gumay (35 suara); dan Juri Ardiantoro (34 suara).
Selama 2003 hingga 2008, Hasyim menjabat anggota KPU Jawa Tengah. Sebelumnya, ia menjejaki karier sebagai anggota Komite Independen Pemantau Pemilu Kudus pada pemilu 1999.
Tahun 2015, Hasyim turut berperan pada penyusunan naskah akademik Rancangan Undang-Undang Pemilu.














