JAKARTA-Pemerintah terus berupaya untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UKM) sebagai salah satu lokomotif perekonomian nasional. Caranya, menginjeksi sector usaha rakyat ini dengan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Namun, realisasi kreditnya masih sangat kecil meski suku bunganya telah dipangkas. Untuk itu, perlu langkah-langkah terobosan dalam rangka percepatan penyaluran KUR.
Presiden Joko Widodo berharap agar dalam 3 (tiga) bulan ke depan, yaitu bulan Oktober, November, Desember ini ada langkah-terobosan yang penting sehingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah betul-betul bisa mendapatkan permodalan. “Pelaku usaha kecil, usaha mikro menengah ini harus dilindungi dan diperkuat sehingga mempunyai daya saing,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada rapat terbatas yang membahas masalah KUR, di kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/10).
Ratas tentang KUR itu dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Seskab Pramono Anung, Mensesneg Pratikno, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menaker Hanif Dhakiri, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Marwan Jafar, Menteri Pertanian Arman Sulaiman, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki.














