Presiden mengaku bicara apa adanya dan setelah empat tahun baru sekarang dirinya menjawab tuduhan tersebut. “Hampir saya ini sudah empat setengah tahun diam dan sabar saja. Enggak pernah jawab, komentar. Tetapi sekarang saya perlu jawab. Menjawab itu bukan marah loh ya, menjawab. Tolong dibedakan,” jelas Presiden.
Ambil Alih Freeport
Mengenai isu antek asing, Presiden menjawab bahwa selama memerintah, Blok Mahakam dan Blok Rokan yang sebelumnya dikuasai oleh perusahaan luar negeri saat ini telah dikelola oleh Pertamina.
“Alhamdulilah tahun kemarin juga sudah dimenangkan oleh pertamina, Alhamdulilah. Enggak mudah, kalau mudah sudah dari dulu diambil alih. Jawaban saya ya gampang saja. Terus pertanyaan saya, antek asingnya di mana? Terakhir, akhir tahun 2018 kemarin, alhamdulilah yang namanya Freeport yang sudah dikelola, dikuasai oleh yang namanya Freeport McMoran, dari Amerika Serikat,” tegas Presiden seraya ditambahkan bahwa di tambang tersebut masih memiliki kandungan tembaga yang banyak dan miliki nilai hingga 2.400 triliun.
Untuk proses ambil alih Freeport ini, Presiden mengaku bukan persoalan mudah karena jika mudah tentunya hal itu telah dilakukan sejak dahulu.














