JAKARTA – Empat utusan khusus Presiden Prabowo untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus, hari Jumat (25/4) pagi, tiba di Roma.
Mereka adalah Presiden RI ketujuh Joko Wododo, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, Wakil Menkeu Thomas Aquinas Djiwando, dan Ketua Panitia Penyambutan Paus Fransiskus di Indonesia, September 2024, Ignatius Jonan.
Presiden Prabowo mengirim utusan khusus tersebut sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma, yang berpulang pada hari Senin (21/4) pagi.
Paus asal Argentina, sebelum wafat menderita sakit dan dirawat di Klinik Rumah Sakit Gemelli, lebih dari sebulan sejak tanggal 14 Februari 2025.
Sejak jenazah Paus disemayamkan di Basilika St. Petrus hingga hari Jumat, sudah lebih dari 150.000 umat beriman dan peziarah yang memberikan penghormatan langsung di basilika.
Para utusan khusus akan menghadiri dan mengikuti upacara Misa Pemakaman Paus Fransiskus.
Misa akan diselenggarakan di Lapangan St. Petrus, Vatikan pada pukul. 10.00 pagi.
Misa akan dipimpin Dekan Kolegio Kardinal (Dean of the College Cardinals sejak 2020) Kardinal Giovanni Battista Re.
Paus yang sangat mengagumi Indonesia dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika itu akan dimakamkan di Basilika St. Maria Maggiore, Roma, yang berjarak 5,6 km dari Basilika St. Petrus.















