MP3EI, lanjut Presiden SBY, berperan penting dalam pembangunan konektivitas dalam konteks regional dan global. Asia, termasuk ASEAN, tumbuh menjadi pilar tertinggi dalam perekonomian dunia. Oleh karena itu, percepatan konektivitas di kawasan tersebut menjadi amat penting. “Ketika saya menganalisis dan mencoba memahami konsep besar ini, agar Asia terhubung satu sama lain, maka kewajiban kita memastikan terlebih dahulu bahwa negara kita harus terhubung dengan baik,” tegasnya.
Menurutnya, proses keterhubungan antarwilayah Indonesia dan Indonesia dengan kawasan harus dilakukan secara paralel. “Kita harus mempercepat dan memperluas pembangunan konektivitas agar siap memiliki daya saing tinggi ketika terhubung dengan pihak lain,” ujarnya.
Menko Perekonomian Chairul Tanjung melaporkan, dalam tiga tahun pelaksanaan MP3EI, tahun 2011 hingga Agustus 2014, investasi yang sudah terealisasi sebesar Rp 860,3 triliun yang terdiri dari 383 proyek.
Dari proyek-proyek tersebut, 174 diantaranya di sektor riil yang menjadi tonggak ekonomi baru dengan total investasi Rp 441,2 triliun. Kemudian, ada 209 proyek infrastruktur dengan total investasi sebesar Rp 422,3 triliun.














