Cita rasa makanan olahan Indonesia, imbuh Nus, begitu kaya dan beragam. Sayangnya, hal ini sering luput dari jangkauan mata sehingga kalah terkenal dibandingkan kimchi dari Korea Selatan atau tom yam asal Thailand. Agar tercipta nuansa Indonesia dan meningkatkan kesadaran masyarakat Jepang atas Indonesia, produk-produk makanan olahan cita rasa Indonesia akan dipajang di atas meja display yang diberi hiasan khas Indonesia dengan mengusung tema Remarkable Indonesia. “Staf penjualan lokal berbusana batik Indonesia turut memberikan daya tarik bagi pengunjung,” kata Nus.
Di samping kegiatan instore promotion, Atase Perdagangan Tokyo bekerja sama dengan pihak penyelenggara mengadakan business matching pada 7 November 2014 di Kedutaan Besar RI di Tokyo. “Pelaku usaha Indonesia dipertemukan dengan wholesaler, importir, distributor, dan buyers potensial Jepang. Tak hanya penjualan ritel di pasar swalayan, potensi bisnis jangka panjang juga diharapkan dapat terjadi melalui kegiatan ini,” pungkas Nus.














