Kunjungan ke workshop dilakukan bertepatan dengan kegiatan Direksi dan Dewan Pengawas Perum Jamkrindo untuk menghadiri Forum Penjaminan & Pembiayaan UMKM yang diselenggarakan oleh Komunitas penjaminan Ibero-Americano pada 20-21 Oktober 2016, dimana Perum Jamkrindo berkesempatan menjadi salah satu narasumber Forum tersebut dengan menyampaikan pengalaman dan skema penjaminan kredit UMKM di Indonesia.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatangan Nota Kesepakatan Bersama antara Perum Jamkrindo dan FOGAPE (Perusahaan Penjaminan di Chile) untuk kegiatan pertukaran informasi dan pengalaman penjaminan antara kedua instansi.
Dikesempatan ini, rombongan melihat dari dekat koleksi produk-produk seni yang berasal dari Indonesia. Terdapat kurang lebih 2000 item produk UMKM Indonesia antara lain lukisan, patung, kerajinan batu, kain tenun, asesoris, hiasan dinding dan lain-lain yang dipamerkan di workshop bernama Tigalas Decoration yang beralamat di Alianza Santiago, Vitacura, Region Metropolitana, di Kota Santiago.
Untuk mendukung pemasaran produk kerajinan Indonesia, KBRI juga memfasilitasi melalui Indonesia Trade and Promotion Centre (ITPC) pada beberapa kali kesempatan pameran dagang di Chile. Namun, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM ini, menyayangkan sampai saat ini belum ada perjanjian perdagangan antara indonesia dan Chile sehingga barang Indonesia tidak ada sama sekali.” Mudah-mudahan dalam waktu dekat terealisasinya hubungan perdaganan ini,” ujar Braman.














