Secara teknis peningkatan produksi di Pertamina EP Aset 5 Field Papua terjadi karena antara lain: adanya optimalisasi kegiatan di lapangan seperti peningkatan perawatan sumur-sumur produksi (workover development wells) dan telah selesainya pemasangan 7 unit pompa atau electrical submersible pump (ESP) dengan kapasitas 3.000 BFPD (barrel fluida per day).
Sementara, terjadinya peningkatan produksi minyak di Petrochina International Bermuda dipicu optimalisasi produksi dan ekstensifikasi produksi antara lain: penambahan sumur pengembangan, menambah unit pompa (ESP) dengan kualitas yang lebih baik, mengoptimalkan sumur-sumur yang sudah tua, stabilisasi pasokan listrik (electric power dan hi-line) serta melakukan pekerjaan ulang (workover) untuk sumur-sumur minyak yang potensial.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan komitmen dari Perwakilan SKK Migas Wilayah Papua dan Maluku serta seluruh KKKS yang beroperasi di Papua untuk terus berupaya menjaga kesinambungan dan meningkatkan produksi minyak dan gas bumi di Papua. “Kami mengucapkan Selamat kepada Presiden RI yang nanti terpilih. Kami di Papua berkomitmen untuk terus melanjutkan bekerja keras agar terjadi peningkatan produksi minyak dan gas bumi dari wilayah Papua dan Maluku,” ujarnya.














