JAKARTA-Produksi tebu PT Perkebunan Nusantara III (persero) atau PTPN diharapkan mencapai 1,1 ton dengan rasio produktivitas mencapai 75,3 juta ton pada 2022, sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (Wamen BUMN) I Pahala Nugraha Mansury mengatakan, dengan jumlah produksi tebu tersebut, laba perusahaan akan meningkat Rp900 miliar dari 2021 yang mencapai Rp 4 triliun.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Holding Perkebunan (PTPN III) atas pencapaian laba Rp4 triliun pada 2021,” ujar Wamen BUMN I dalam keterangannya di laman resmi media sosial Kementerian BUMN terkait kunjungan kerjanya ke PTPN III di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu (5/2/2022).
Acara tersebut juga dihadiri Asisten Deputi Bidang Industri Perkebunan dan Kehutanan Rachman Ferry Isfianto, Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (Persero) M. Abdul Ghani, dan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara II Irwan Perangin-Angin.
Pahala menghadiri sejumlah kegiatan, diantaranya “Giling Perdana di tahun 2022” di Pabrik Gula Kwala Madu milik PT Perkebunan Nusantara II, anak perusahaan Holding Perkebunan.
Menurut Pahala, pencapaian target produksi tebu pada 2021 tidak lepas dari tingginya etos kerja para pegawai penanam (planters).














