PEKANBARU-Konsep ekonomi baru, Indonesia Raya Incorporated (IRI), yang digagas Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa), bisa diaplikasikan untuk membenahi pengelolaan badan usaha milik daerah (BUMD) di seluruh Indonesia termasuk Provinsi Riau yang selama ini, pengelolaan dan pengembangan BUMD di Riau tidak berjalan dengan baik. IRI secara sistematis akan melaksanakan perekonomian berdasar pada Pasal 33 – UUD 1945.
Hal itu dikatakan Guru Besar Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Riau, Profesor Dr B Isyandi MS di Pekanbaru, Riau, Rabu (3/5) terkait dengan dipresentasikannya ekonomi IRI dalam “Economic Operation (Icon) IV dan E-Dov Festival” yang dihadiri oleh ratusan perwakilan mahasiswa Fakultas Ekonomi dari 32 Perguruan Tinggi seluruh Indonesia pada Kamis (4/5) di Universitas Riau. Pertemuan ICON IV itu sendiri bertajuk “Ekonomi Berdikari”.
Sistem ekonomi IRI sudah direkomendasikan oleh Dewan Pertimbangan Presiden (WANTIMPRES) untuk dibawa segera ke Presiden Joko Widodo karena diyakini dapat diimplementasikan serta sesuai dengan arahan pemerintah. Sistem ekonomi IRI tersebut didukung penuh oleh tim ahli ekonomi dari 14 perguruan tinggi terkenal dari seluruh Indonesia serta Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD).














