SURABAYA-Pelaksanaan program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) , Koridor Ekonomi Jawa telah berhasil mengerjakan sebanyak 102 proyek, senilai Rp 307 triliun dari Rp 443 triliun atau sekitar 71 persen hingga tahun 2014. Dari total realisasi proyek MP3EI tersebut paling banyak berada di Jatim, atau sekitar Rp 100 triliun lebih dari total nilai proyeknya. “Proyek yang telah terealisasi sebanyak 71 persen. Sisanya sudah dilakukan, tetapi belum groundbreaking,” ujar Gubernur Jawa Timur Soekarwo saat melakukan Video Conference dengan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Peresmian dan Groundbreaking Proyek-Proyek Koridor Ekonomi Jawa di Terminal Multipurpose Teluk Lamong, Jumat (5/9).
Pakde Karwo sapaan akrabnya menyampaikan, beberapa proyek koridor ekonomi Jawa yang diresmikan oleh Presiden RI SBY antara lain Pembangunan Terminal Multipurpose Teluk Lamong Tahap 1 senilai Rp 4,1 triliun, Pembangunan Jalur Ganda (double track) KA lintas utara Jawa Cirebon-Surabaya senilai Rp 16,4 triliun, Pengembangan Terminal Bandara Internasional Juanda Rp. 1,05 triliun, Pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta senilai Rp 26,2 triliun, Pembangunan Bandara Internasional Kertajati senilai Rp 8,2 triliun.













