Uji coba peralatan dimaksud adalah uji coba ship to shore crane/STS (alat bongkat muat petikemas dari dan ke kapal), automated stacking crane/ASC (alat bongkat muat di lapangan penumpukan petikemas) dan Stradle Carrier/SC (alat angkat untuk memindahkan petikemas) serta Automotive Terminal Tractor /ATT (yang digunakan untuk mengangkut petikemas. Semua peralatan angkat dan angkut tersebut perlu diuji coba untuk memastikan semua fungsi dapat berjalan dengan baik dan memenuhi standar kinerja yang ditetapkan oleh perusahaan. “Alat-alat tadi tergolong baru khususnya automated stacking crane. Di Indonesia baru Terminal Teluk Lamong yang menggunakan alat tersebut, jadi perlu diuji coba terlebih dahulu,” tambah Djarwo.
Video Conference Peresmian dan Groundbreaking Proyek-Proyek di Koridor Ekonomi Jawa merupakan salah satu rangkaian kegiatan Refleksi tiga tahun pelaksanaan MP3EI yang bertema “Kemajuan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011-2025”.
Dalam kegiatan itu, Presiden RI SBY secara serentak melakukan video conference dengan enam kepala daerah di enam koridor ekonomi MP3EI. Para kepala daerah itu melaporkan proyek MP3EI kepada Presiden langsung dari lokasi proyek yang masuk dalam MP3EI. Keenam kepala daerah itu adalah Gubernur Sumatera Utara (mewakili koridor ekonomi Sumatera) melaporkan langsung dari Stasiun Kereta Api Bandara Kualanamu-Medan, Gubernur Kalimantan Barat (mewakili koridor ekonomi Kalimantan) melaporkan langsung dari pabrik pengolahan bauksit-Ketapang, Gubernur Jawa Timur (mewakili koridor ekonomi Jawa) melaporkan langsung dari Terminal Teluk Lamong-Surabaya, Gubernur Sulawesi Tengah (mewakili koridor ekonomi Sulawesi) melaporkan langsung dari Pelabuhan Pantoloan-Palu, Gubernur Nusa Tenggara Barat (mewakili koridor ekonomi Bali-Nusa Tenggara) melaporkan dari Kawasan Wisata Teluk Mekaki-Lombok, dan Gubernur Papua (mewakilai koridor ekonomi Papua dan Kepulauan Maluku) melaporkan langsung dari Bandara Sentani-Jayapura.













