Ketika ditanya seperti apa aspirasi yang dasampaikan, Menteri ESDM ini hanya mengatakan, penyampaian keikutsertaan Total dan Pertamina dalam pengelolaan Blok Mahakam. “Ya, saya sampaikan bahwa Pertamina ingin begini dan Total ingin begitu. Namun, saol Total kepengin berapa persen dan Pertamina ingin berapa persen keputusannya, saya menunggu panggilan dari beliau (Presiden Joko Widodo-red) untuk diskusi sampai adanya keputusan final,” jelasnya.
Menyinggung angka yang diinginkan Pertamina 51 persen saham, Sudirman Said tidak bersedia menyebutkan spesifik angka. Sementara, menyinggung soal transisi dia menjelaskan, hal itu sudah cukup detail kecuali porsi saham. Saat didesak bahwa transisi akan dimulai tahun 2016, Sudirman Said hanya mengatakan, “Saya tidak mau mendahului. Kita tunggu saja nanti setelah semua final,” pungkasnya. (ALFONS)















