Penyelesaian pembangunan RS Akademi UGM dilaksanakan sesuai protokol pencegahan COVID-19, seperti menjaga jarak fisik, menggunakan masker, dan menghindari kerumunan serta Inmen PUPR No 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.
“Jangan sampai kita membangun Rumah Sakit malah pekerja konstruksi kita ada yang terpapar COVID-19,” tegas Menteri Basuki.
Rektor UGM Panut Mulyono mengatakan penyelesaian pembangunan RS Akademi UGM ini merupakan sebuah berkah tersendiri baik bagi civitas akademika UGM maupun masyarakat sekitar.
“Ini adalah berkah bagi UGM setelah sempat lama terhenti. Kami berharap penyelesaian RS Akademi UGM ini dapat selesai tepat waktu, cepat dengan tetap menjaga kualitas yang baik. Di samping melanjutkan pekerjaan sekarang, sebetulnya masih ada bagian RS lainnya yang memerlukan pekerjaan penguatan struktur akibat gempa bumi Yogyakarta terakhir,” ujar Panut.















