Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian menjelaskan bahwa saat ini pengembangan MLFF telah memasuki tahap pra-uji coba.
Tahap tersebut dilakukan setelah pemerintah dan mitra badan usaha pelaksana yakni PT. Roatex Indonesia Toll Sistem menyepakati pembagian tahapan program yang meliputi pra-uji coba, uji coba, dan evaluasi.
“Memang sesuai harapan Bapak Menteri, kami akan melakukan uji coba kembali dengan sistem MLFF ini. Saat ini kami masih berada dalam tahap pra-uji coba,” kata Wilan.
Ia menyebutkan bahwa sejak beberapa hari terakhir telah dilakukan functional test untuk memastikan sistem dapat menjalankan berbagai skenario transaksi yang telah dirancang.
Pengujian tersebut, lanjut Wilan, tidak hanya bertujuan untuk melihat apakah sistem dapat berjalan atau tidak, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap skenario yang dirancang dapat dievaluasi secara teknis.
“Sejauh ini sudah dicoba sebanyak 64 skenario, dan hasilnya seluruh skenario tersebut dapat dilaksanakan serta dapat dinilai,” ujarnya.
Setelah seluruh skenario pengujian selesai dijalankan, tahapan berikutnya adalah uji coba sistem di lapangan.
Tahap ini akan menjadi dasar untuk menilai kesiapan MLFF sebelum diimplementasikan secara lebih luas.














