PSI semakin kesini memang semakin terlihat norak dan arogan, sudah tak memiliki etika politik yang baik, merusak pikiran dan mentalitas generasi muda dengan cara-cara politik instannya, juga sangat mengundang tanda tanya siapa bohirnya, dan untuk apa bersedia mendanai besar-besaran partai gurem yang hanya bisa membuat masalah dengan masalah.
Mungkinkah sekarang lebih eloknya Mawar Merah itu diganti dengan Pisang saja?.
Penulis adalah Lawyer dan Pengamat Politik di Jakarta












