WAINGAPU,BERITAMONETER.COM – Aktivis muda Sumba Timur, Alfons Ratukani, menilai kehadiran Proyek Strategis Nasional (PSN) Tambak Udang Terintegrasi di Kabupaten Sumba Timur sebagai peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Proyek yang digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan ini dinilai berpotensi membuka lapangan kerja baru sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal, perlu diapresiasi kerja kolaboratif antara Kementrian KKP dan Pemerintah Daerah yang membuka ruang investasi skala besar tersebut..
PSN Tambak Udang di Sumba Timur merupakan proyek berskala besar dengan nilai investasi sekitar USD 500 juta atau setara Rp7,2 triliun.
Kawasan tambak udang terintegrasi ini dikembangkan dengan konsep Integrated Shrimp Farming (ISF) yang mencakup pembangunan sarana hulu hingga hilir.
Fasilitas yang dibangun meliputi sistem intake air laut, tandon utama, kolam budidaya, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), fasilitas kawasan, penghijauan lingkungan, hingga pengadaan peralatan dan mesin pendukung. Total luas lahan pengembangan mencapai sekitar 2.150 hektare.
Dengan skala tersebut, proyek ini diperkirakan mampu menyerap ribuan tenaga kerja, baik pada tahap pembangunan maupun saat operasional penuh.












