Kiprah IPCM di Pelabuhan Internasional Patimban telah dimulai pada saat soft launching pelabuhan oleh Presiden Joko Widodo pada 20 Desember tahun lalu, dengan digunakannya armada pandu dan tunda IPCM melaksanakan tugasnya mengawal kapal Ro-Ro MV.
Suzuka Express berbendera Panama memililiki panjang 150 meter dengan GT 43.810 dengan kapasitas mampu memuat 3.000 lebih kendaraan bermotor dalam kegiatan ekspor mobil ke Brunei.
Pada 20 Januari lalu, Perseroan juga telah mengadakan penandatanganan Perjanjian dengan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Cirebon terkait Kerjasama Pelayanan Pemanduan dan Penundaan di perairan PLTU Kanci I & PLTU Kanci II, Cirebon.
Dengan adanya penandatanganan perjanjian ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran, keamanan dan keselamatan berlayar di perairan PLTU Kanci I & PLTU Kanci II, Cirebon yang direncanakan mulai beroperasi secara komersil pada Februari 2022.
Sementara itu, Direktur Komersial dan Operasi IPCM, Shanti Puruhita menyampaikan optimismenya terkait Pelabuhan Patimban.
“Prospek Pelabuhan Patimban sangat bagus, mengingat tidak hanya Terminal Kendaraan yang sedang dibangun tetapi juga Terminal Peti kemas,” ucapnya.
IPCM akan melayani Pandu Tunda kapal-kapal jenis muatan peti kemas disamping kapal Kendaraan Bermotor (Car Terminal) di Patimban yang diangkut menggunakan kapal-kapal berukuran besar.














