JAKARTA-PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menargetkan, kesepakatan bisnis untuk kerjasama pengembangan proyek gasifikasi dengan PT Pertamina (Persero) dan Air Products and Chemicals Inc (USA) bisa ditandatangani pada November 2020.
Berdasarkan siaran pers PTBA yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (13/11), PTBA mengklaim bahwa perseroan serius untuk mengembangkan hilirisasi batubara dengan berencana membangun pabrik gasifikasi batubara menjadi dimethyl ether (DME) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan.
“PTBA menargetkan kesepakatan bisnis kerjasama pengembangan proyek gasifikasi dapat ditandatangani pada November 2020 bersama PT Pertamina (Persero) dan Air Products and Chemicals Inc (USA) sebagai investor,” demikian disebutkan dalam keterangan resmi PTBA yang ditandatangani Corporate Secretary PTBA, Apollonius Andwie C.
Dia menyebutkan, upaya hilirisasi dan percepatan peningkatan nilai tambah batubara terus didorong oleh pemerintah.
Salah satunya adalah program pemrosesan batubara menjadi DME untuk digunakan sebagai alternatif pengganti LPG yang nilai impornya terus membengkak.
Berdasar data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), impor LPG pada 2020 telah mencapai 77,63 persen dari total kebutuhan nasional sebanyak 8,81 juta ton.














