Terkait alat kelengkapan dewan (AKD), Puan menyatakan DPR masih menunggu pengumuman kabinet pemerintahan Prabwo.
Puan mengatakan, DPR akan menyesuaikan pembentukan komisi-komisi dengan nomenklatur kementerian/lembaga Prabowo yang akan menjadi mitra kerja dewan.
“(Pembentukan AKD DPR) Setelah kita mendengarkan pengumuman kabinet oleh Presiden Prabowo, setelah itu kita akan teruskan pengumuman komisi dan AKD di DPR,” terang cucu Bung Karno itu.
DPR sendiri telah menutuskan menambah 2 komisi di DPR untuk mengakomodir penambahan kementerian di pemerintahan Prabowo.
Nantinya pembagian tugas komisi akan menyesuaikan dengan kementerian/lembaga di pemerintahan baru ini.
“Menyesuaikan dengan berapa jumlah kabinet yang diumumkan oleh Presiden Prabowo,” sebut Puan.
Sebelumnya dalam pidato usai pelantikan sebagai Presiden, Prabowo mengajak seluruh elemen untuk bersatu walaupun berbeda suku, agama, golongan, hingga partai politik.
Menurutnya, seluruh elemen bangsa memiliki kesamaan, yakni anak Indonesia.
Prabowo menjelaskan sikap patriotik seseorang dilihat saat dia menang namun tetap dapat merangkul yang kalah.
“Bertanding, semangat. Saya sudah bertanding. Mari kita berhimpun kembali. Presiden Jokowi, mengalahkan saya. Berapa kali ya, saya lupa. Tapi begitu beliau menang, beliau menang ya, beliau mengajak saya bersatu dan saya menerima ajakan itu,” ungkap Prabowo.














