Puan mengatakan, pihaknya memahami bahwa kondisi ekonomi global masih penuh tantangan.
Ketegangan geopolitik, disrupsi rantai pasok, dan fluktuasi harga komoditas strategis terus membayangi perekonomian dunia termasuk perekonomian nasional.
Karenanya, kata Puan, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dapat tercapai jikadidukung oleh kebijakan fiskal, moneter dan sektor riel yang kuat.
“Untuk itu, APBN Tahun Anggaran 2026 yang telah ditetapkan harus dibangun diatas fondasi pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025 yang kokoh,” ujarnya.













