Puan menyampaikan tragedi kemanusiaan tersebut harus menjadi momentum untuk memulai kembali proses perdamaian yang komprehensif dan inklusif, sesuai dengan hukum internasional, resolusi PBB, dan parameter, serta konsensus internasional.
Menurut politikus PDI Perjuangan itu, tindak kekerasan Israel juga menyebabkan meningkatnya instabilitas di Timur Tengah.
“Sangat disayangkan, di saat dunia memerlukan perdamaian dan bersatu untuk berperang melawan virus COVID-19, namun warga Palestina harus berjuang melawan aneksasi Israel,” katanya.
Mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tersebut, juga mendorong pemerintah Indonesia untuk terus melanjutkan peran aktifnya dalam menghentikan serangan Israel dan memberi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.
Ia juga mendesak masyarakat internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk meredakan ketegangan dan membantu warga Palestina yang menjadi korban.















