“Tapi yang lebih penting, nasib anak-anak muda berada di tangan anak muda sendiri. Maka mari kita berjuang bersama,” tutur cucu Bung Karno tersebut.
Puan juga memastikan komitmen PDI Perjuangan dan Ganjar-Mahfud terhadap nasib generasi muda.
Ia menyebut, Ganjar-Mahfud berpedoman pada prinsip Presiden pertama RI, Soekarno, mengenai pemberdayaan anak muda sebagai penerus negeri ini.
“PDI Perjuangan dan Ganjar-Mahfud berpatron pada Bung Karno, dan memegang kutipan beliau yang terkenal soal anak muda: Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia,” ungkap Puan.
“Insya Allah nanti kalau Pak Ganjar jadi presiden dan Pak Mahfud jadi wakil presiden, kami berkomitmen akan membuka 17 juta lapangan pekerjaan untuk semuanya,” sambung Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud tersebut disambut meriah tepuk tangan dari para anak muda yang hadir.
Puan menyatakan Ganjar-Mahfud yang didukung PDI Perjuangan dan partai koalisi lainnya akan membuat program-program yang lebih baik dari yang ada saat ini.
Termasuk memajukan desa-desa tertinggal dan daerah 3T.
“Dengan membuka infrastruktur di daerah 3T, membuat desa-desa di sana berdaya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah 3T, khususnya perempuan-perempuan yang ada di desa. Karena desa akan bangkit kalau perempuannya berdaya,” jelas Puan.
Kepada wartawan yang hadir di acara dialog, Puan menyatakan datang untuk mengecek situasi dan kondisi di berbagai daerah jelang Pemilu 2024.
Termasuk di Malang dan wilayah Jawa Timur lainnya.
“Alhamdulillah semuanya baik dan kondusif. Saya juga tetap menangkap aspirasi masyarakat, yang terbaik akan dilakukan untuk bisa sama-sama bergotong royong membangun bangsa dan negara,” ucapnya
Puan mengaku sangat menikmati Kota Malang.
Sebagai Ketua DPR RI, ia memastikan akan ikut memperjuangkan kebutuhan Malang Raya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bagaimana membangun kota Malang ini bersama-sama bergotong royong sehingga bisa menjadi kota wisata yang bisa dikunjungi bukan hanya wisatawan lokal, tapi juga wisatawan internasional,” papar Puan.














