“Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara,” lanjut cucu Proklamator RI Bung Karno tersebut.
Saat membacakan ikrar kesaktian Pancasila, Puan maju ke atas mimbar upacara.
“Bahwa semangat kebersamaan yang dilandasi oleh Nilai-Nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutur Puan melanjutkan pembacaan Ikrar.
“Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” sambungnya.
Selesai membaca Ikrar Kesaktian Pancasila, Puan kemudian menandatangani naskah Ikrar tertanggal 1 Oktober 2025 tersebut.
Usai upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Puan menemani Presiden Prabowo melakukan tinjauan ke area Monumen.
Peninjauan ini dilakukan Presiden setelah menerima laporan dari Perwira Upacara bahwa upacara Hari Kesaktian Pancasila telah selesai.
Memaknai peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Puan mengatakan pembacaan ikrar menjadi momen penting dalam rangkaian upacara.












