Puan meminta anggota parlemen dunia untuk membawa hasil pertemuan tersebut ke ruang sidang Parlemen di negara masing-masing.
“Saya mengajak kita semua untuk mengubah komitmen menjadi tindakan konkret di negara kita masing-masing,” tegas cucu Bung Karno tersebut.
Sementara itu, IPU sebagai forum parlemen dunia disebut akan terus menyediakan platform untuk bertukar pengalaman dan praktek parlemen terkait isu air.
Kesimpulan dari pertemuan ini pun akan disampaikan kepada IPU pada Sidang IPU ke-149 mendatang.
“Rapat Parlemen kembali menyerukan kepada komunitas parlemen untuk memprioritaskan tindakan terhadap air guna mewujudkan komitmen yang ditetapkan dalam Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030, dan visi dunia yang adil dan sejahtera untuk generasi saat ini dan masa depan,” papar Puan.
Atas keberhasilan Parliamentary Meeting on The Occasion of The 10th WWF, Puan mengucapkan apresiasi dan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota parlemen dan civil society Indonesia, yang telah memberikan masukan terbaik untuk DPR RI,” ungkap mantan Menko PMK ini.
Nusa Dua Communique akan dibawa ke Sidang WWF ke-10 yang diselenggarakan Pemerintah Indonesia dan WWC sebagai rekomendasi untuk hasil Forum Air Dunia ke-10 tahun 2024 yang juga digelar di Bali itu.














