JAKARTA, BERITAMONOTER.COM – Ketegangan antara Mikhael Sinaga dan Irjan Mosato memasuki babak baru setelah Mikhael melaporkan Irjan dan Andi Aswan ke Polda Metro Jaya.
Laporan itu memicu reaksi besar dari kalangan advokat Indonesia Timur yang tergabung dalam Tim Hukum Dewan Pimpinan Pusat Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (DPP FP NTT).
Dalam pernyataan yang diterima awak media, sejumlah advokat menegaskan bahwa Mikhael Sinaga harus menunjukkan bukti konkret atas tuduhannya.
“Dia menyatakan Irjan telah mencemari nama baiknya, tetapi sebetulnya apa yang dilakukan adalah upaya untuk memberi edukasi agar publik tidak termakan informasi palsu,” ujar Marsel Abi, S.H, salah satu advokat di DPP FP NTT, Senin (1/12/2025).
Ia merunut awal mula konflik yang dimulai saat Irjan, selaku podcaster di Mosato TV membongkar status Mikhael Sinaga, pelapor ijazah palsu Jokowi, yang mengaku diri sebagai wartawan utama di salah satu media.
Dalam sebuah tayangan berjudul “Terbongkar! Mikhael Sinaga Wartawan Utama Gadungan, Ini Buktinya!”, Irsan menguraikan sejumlah alasan yang menyatakan bahwa pengakuan Mikhael justru tidak beralasan.
“Berdasarkan pengecekan Irjan, nama yang bersangkutan tidak terdaftar di website dewan pers, juga bukan wartawan utama sebagaimana kerap disampaikan,” pungkas Marsel menambahkan.














