Lanjutnya, dibelahan dunia telah lahir generasi muda yang memiliki pola pikir yang serba cepat, instan, lintas batas, cenderung individualistik dan gramatik.
“Ini-lah canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta mudahnya akses terhadap media, yang telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara, lintas budaya, lintas Agama. Dan interaksi mereka di sosial media berjalan real time 24 jam,” ujarnya.
Untuk itu, ditegasnnya, bahwa peran pemuda harus mampu bersaing dalam bentuk apapun tentunya yang berdampak positif. Karena pemuda adalah harapan bangsa dan negara.
“Pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukkan dunia. Saya berharap akan banyak muncul tokoh-tokoh muda yang mendunia dan mampu mengharumkan bangsa Indonesia,” tegasnya.















