Pada penutupan perdagangan Jumat (15/7), harga AALI tercatat terpuruk ke level 8.925.
Demikian pula dengan saham LSIP yang berada di fase pelemahan. Pada 23 Mei 2022, harganya berada di level 1.415 dan berlanjut terkoreksi hingga penutupan perdagangan di akhir pekan lalu (15/7) ke posisi 1.130.
Menurut analis PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, Peter Paulus Sutedja, saat ini AALI memiliki rating trading ‘Hold) dengan target price hingga level 10.000.
Bahkan, kata analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Juan Harahap, perusahaan perkebunan sawit milik Astra Group ini mempunyai rating trading ‘Buy’, dengan target harga mencapai 14.500.
Sedangkan untuk LSIP, menurut analis PT UOB Kay Hian Sekuritas Indonesia, Jacquelyn Li, saham ini memiliki rating trading ‘Sell’, dengan target price di level 1.075.
Namun, analis PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, William Simadiputra mengatakan bahwa LSIP mempunyai rating trading ‘Buy’ dengan target harga di posisi 2.000.
Hingga pukul 10.00 WIB, posisi puncak Indeks Kompas100 masih ditempati saham PT Bank Jago Tbk (ARTO), yang harganya terpantau melambung hingga 6,89 persen ke level 9.700.
Adapun frekuensi transaksi tercatat sebanyak 6.357 kali dan nilai transaksi Rp128,79 miliar.














