Suara DPR menggaungkan pengawasan hewan kurban dan vaksinasi demi mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) bagi Gus Falah sangat berarti.
PMK tak boleh dianggap sepele, sebab COVID-19 juga awalnya tak direspons serius.
“Kami mendengar dan membaca pernyataan Mbak Puan itu sebagai ruh atau DNA seorang pemimpin nasional. Itu sangat penting demi menjaga kekhidmatan Idul Adha,” tegas Gus Falah.
Sebelumnya, Puan menyebut, silaturahmi antara kelompok religius dan nasionalis penting dilakukan untuk bekerja sama dalam memperjuangkan pembangunan bangsa.
Oleh karenanya, dalam berbagai kesempatan berkeliling ke daerah-daerah, ia sering bertemu dengan para ulama dan mengunjungi ponpes-ponpes di seluruh penjuru negeri.
“Perjuangan itu yang perlu dilanjutkan di masa sekarang dalam rangka menjaga dan mengawal Negara Pancasila dan mengisi alam pembangunan bangsa Indonesia,” sebut Puan.
Menjelang peringatan Idul Adha yang akan diperingati serentak besok, Puan mendorong Pemerintah untuk mengintensifkan program vaksinasi hewan ternak sebagai antisipasi penyebaran PMK.
Data terbaru, PMK diketahui telah menyebar di 236 kabupaten/kota di 21 provinsi dengan total hewan ternak yang terjangkit PMK mencapai 334.213 ekor.














