Bicara soal ini, juga tak harus dilakukan saat musim Pemilu.
“Bahwa tadi ada kiai bicara politik, bicara pemerintahan. Ya biasa saja. Tak harus musim kampanye dan Pilpres. Saya kan bicara politik, pemberantasan korupsi, penegakan hukum, tak hanya saat ini,” tuturnya.
“Jadi sama sekali tidak ada kampanye. Tidak ada gambar paslon. Ini pengajian rutin Kamis yang diisi dengan pengajian kebangsaan,” pungkasnya.
Hadir perwakilan ulama salaf Banten seperti dari tuan rumah yakni KH. Junaidi (Pengasuh Ponpes Darul Ulum), serta KH. Abdul Mannan, KH. Imadudin, KH. Hamzah, dan KH. Satar.
Selain itu, hadir KH. Abdurahman (Warunggunung Rajeg Kab. Tangerang), KH. Asun (Kemeri Kronjo Kab. Tangerang), KH. Gomir (Pimpinan Ponpes Darul Ikhlas Cakung), KH. Saefuin (Pimpinan Ponpes Darul Falah Cakung), Abah H. Satar (Blokang Kec. Bandung), KH. Hoil (Pimpinan Ponpes Al Muktariah Renged), Abah Haji Sambas (Ketua MUI Kec Binuang) Abah Kiai Hamzah (Kec. Carenang), KH. Samani (Ragas Carenang), Abah Haji Dahlan (Songgom Jaya Kec Cikande).














