Menteri Basuki juga mengajak kerjasama internasional yang lebih erat dalam membangun ketangguhan negara menghadapi bencana terkait air dan perubahan iklim. “Saya yakin bahwa dengan kemitraan dan kerjasama yang erat antara negara dan institusi terkait, kita dapat merumuskan rekomendasi aksi strategis yang dapat diterapkan secara efektif untuk mencapai pengurangan risiko bencana yang signifikan,” tuturnya.
Agenda HELP berikutnya adalah pada bulan Februari 2019 yakni pertemuan The Network of Asian River Basin Organizations di Indonesia dan pada bulan April 2019 akan dilanjutkan dengan pertemuan HELP di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat.
Turut mendamping Menteri Basuki yakni Dirjen Cipta Karya Danis H. Sumadilaga, Dirjen Sumber Daya Air Hari Suprayogi, Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Sulawesi Tengah Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Sekretaris Utama BNPB Dody Ruswandi, Direktur Operasi PT. Waskita Karya Fery Hendriyanto, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. (*)













