JAKARTA, BERITAMONETER.COM – PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), emiten pengembang kawasan industri terpadu modern Kota Deltamas, mengumumkan Laporan Keuangan yang telah diaudit untuk periode 31 Desember 2025. Hasilnya, pendapatan maupun laba bersih Perseroan kompak turun sepanjang tahun lalu.
Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,3 triliun, turun sekitar 35,59% dari Rp2,03 triliun pada tahun 2024. Adapun pendapatan usaha Perseroan tahun lalu masih didominasi oleh segmen industri sebagai kontributor utamanya.
“Sebesar 88% pendapatan usaha Perseroan berasal dari segmen industri. Selain itu turut berkontribusi pula dari segmen hunian, segmen komersial, serta segmen rental dan hotel.” kata Tondy Suwanto,
Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS dalam siaran pers yang disampaikan, dikutip Rabu (04/3/2026).
Menurut Tondy, pencapaian pendapatan ini antara lain berasal dari penjualan lahan industri di tahun 2025.
“Sepanjang tahun 2025 , Perseroan telah menjual lahan industri kepada pelanggan dari sektor data center, sektor FMCG, sektor pangan dan turunanya, serta sektor lain lain,” ujarnya.
Pada tingkat laba usaha, jelas Tondy, Perseroan membukukan laba usaha sebesar Rp624 miliar. Marjin laba usaha tercatat sebesar 48%. Adapun laba bersih DMAS mencapai Rp800 miliar pada 2025, turun 39,99% dari Rp1,33 triliun pada 2024.














