Oleh karena itu, ujarnya, kedepannya diproyeksikan lahan-lahan pertanian akan ditambah di kawasan-kawasan transmigrasi.
Muhaimin menambahkan, pihak Kemnakertrans melakukan revitaslitasi program transmigrasi dengan memperketat kualitas transmigran yang berangkat ke loktrans.
Saat ini ada sekitar 200.000 peminat transmigran pertahunnya namun jumlah yang dikirim hanya sekitar 10.000 orang per tahun.
“Karena kita hanya akan mengirim transmigran yang terampil saja. Disamping memang anggaran transmigrasi yang semakin terbatas, sebagian anggaran transmigrasi kita pakai untuk membangun infrastruktur di kawasan transmigrasi dan mendorong penjualan produk pertanian dari para transmigran itu sendiri,” kata Muhaimin












