JAKARTA-Anggota DPR Putu Supadma Rudana mendesak Presiden Joko Widodo (Jokow)i mengevaluasi posisi Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi terkait anak buahnya yang diduga terlibat mafia minyak goreng.
Hal ini tentu membebani dan menyusahkan presiden yang sedang berkonsentrasi memulihkan ekonomi rakyat akibat pandemi.
“Tentu seorang menteri wajib melakukan evaluasi diri, jika tidak mampu menjalan tugas, maka presiden bisa membebastugaskan,” kata Anggota Komisi VI DPR, Putu Supadma Rudana di Jakarta, Sabtu (22/4/2022).
Putu menambahkan gara-gara kasus itu, pihaknya merasa kasihan melihat Presiden Jokowi, karena selalu dikait-kaitkan dengan kasus kelangkaan minyak goreng.
“Presiden seolah tidak mampu mengelola dan mengantisipasi berbagai hal yang berhubungan dengan ketersediaan minyak goreng dalam jumlah yang cukup dan terjangkau untuk masyarakat luas,” ujarnya lagi.
Politisi Partai Demokrat ini mengaku miris dan prihatin terhadap kasus tersebut.
“Sungguh sebuat ironi dimana negeri yang berlimpah kelapa sawit tapi justru mengalami kelangkaan minyak goreng dengan harga terjangkau.”
Diakui Putu, Mendag memang menteri yang tidak memahami dan tidak menerapkan good governance.
“Begitupun kinerjanya, sangat mirip dengan anak buahnya. Padahal dirjen tersebut membisikkan menteri tentang mafia minyak goreng. Tapi justru dia yang menjadi tersangka,” paparnya.














