“Jaga Indonesia agar tidak dikuasai bangsa asing. Negara ini milik anak-cucu kita semua yang harus dijaga kedaulatannya. Dalam 15 tahun lagi anda akan memimpin para pemuda Indonesia. Kelak anda harus mendidik para pemuda Indonesia yang akan datang untuk mencintai negara dan bangsanya. Oleh karena itu, sebagai calon pegawai Kemenpora, anda harus membekali diri, mengisi kekurangan anda, menambah ilmu dan belajar dari dinamika politik yang ada. Semua harus belajar dari sejarah bangsa dan negara Indonesia. Tanpa mempelajari sejarah, anda kelak tidak pernah bisa membawa negara dan bangsa Indonesia ke masa depan,” tegasnya.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Putut Prabantoro, patriotisme (cinta tanah air) dan nasionalisme (cinta bangsa) adalah dasar dari semua kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Tanpa kedua cinta itu, sia-sia saja upaya kita mengisi kemerdekaan sebagaimana diharapkan oleh para pendiri bangsa.
“Tugas utama kemenpora dalam bidang kepemudaan, menurut saya, adalah memastikan dan sekaligus menjamin para pemuda Indonesia mencintai bangsa, negara dan tanah airnya. Hanya dengan memastikan bahwa pemuda mencintai bangsa, negara dan tanah airnya, Indonesia memiliki masa depan. Pemuda dengan usia 15-30 tahun, adalah wilayah demografi yang harus digarap agar mereka kelak menjadi patriot dan nasionalis sejati,” ujarnya.














