ADVERTISEMENT
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
  • Login
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
  • KEUANGAN
  • MAKROEKONOMI
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
Home Makroekonomi

Putut Prabantoro: Mahasiswa Milenial Harus Membangun Sikap Kritis

gatti Reporter : gatti
17 Des 2018, 1 : 20 AM
3.1k 32
0
KOMUNIKASI POLITIK – Para peserta diskusi komunikasi politik di Universitas Bakrie berfotobersama dengan pembicara AM Putut Prabantoro (tengah berdiri menggunakan PIN Lemhannas), Jakarta, Rabu (12/12/2018).

KOMUNIKASI POLITIK – Para peserta diskusi komunikasi politik di Universitas Bakrie berfotobersama dengan pembicara AM Putut Prabantoro (tengah berdiri menggunakan PIN Lemhannas), Jakarta, Rabu (12/12/2018).

3.2k
SHARES
6.3k
VIEWS
ADVERTISEMENT

JAKARTA-Demi bangsa dan negara Indonesia di masa depan, mahasiswa milineal harus belajar membangun sikap kritis terhadap situasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa serta bernegara. Dengan membangun budaya kritis, mahasiswa yang merupakan agen perubahan, dapat mempersiapkan bangsa Indonesia untuk mampu menghadapi ancaman dari kekuatan-kekuatan besar dunia di masa mendatang.

Sikap kritis itu harus dimulai dengan mengikuti berbagai perubahan atau fenomena yang terjadi di tanah air dan mengungkapkan kekritisannya secara logis yakni menggunakan data. “Bersuara keras di jalan” tidak memiliki dampak berarti jika yang disuarakan tidak berdasarkan data yang valid dan logis.

Demikian diungkapkan Konsultan Komunikasi Publik, AM Putut Prabantoro kepada para mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Bakrie (FEIS UB) dalam diskusi bertemakan “Mencermati Komunikasi Politik Indonesia”, dalam keterangan tertulisnya Jumat (14/12).

BacaJuga :

PPEKRAF Diajak Manfaatkan BLK Kemnaker Latih SDM Unggul

Jaya Real Property (JRPT) Bukukan Laba Rp1,30 Triliun di 2025, Tumbuh 15,3%

Scroll untuk lanjutkan membaca.

Menurut Putut, komunikasi politik itu tidak dapat dilihat hanya sebagai bagian dari komunikasi. Komunikasi politik harus selalu dilihat sebagai cara-cara yang dilakukan setiap pelakunya dalam mencapai tujuan yakni memenangkan pertarungan politik. Kemenangan pertarungan politik itu akan berujung pada terpenuhinya kepentingan orang atau kelompok tersebut yang dapat berupa kekuasaan, diterimanya aspirasi atau nilai-nilai yang ditawarkan.

“Komunikasi politik itu bisa dilakukan dengan berbagai cara, berunjuk rasa, berdebat di DPR, memasang pamflet atau baliho di jalan-jalan. Dalam komunikasi politik, selalu ada kepentingan yang akan dimenangkan atau dipertaruhkan dan tidak selalu kepentingan pihak yang menyuarakan. Hanya saja, kalau kita lihat pada saat sekarang, komunikasi politik yang terjadi sering mengabaikan akal sehat, data dan budaya lokal bahkan meninggalkan sikap kesantunan yang sebenarnya merupakan jati diri bangsa,” ujar Putut Prabantoro, yang juga Alumnus Lemhannas – PPSA XXI.

Putut menegaskan, mahasiswa di mananpun dikenal sebagai agen perubahan (agent of change). Penyebutan ini muncul karena biasanya mahasiswa menghadapi kenyataan baru dalam periode hidupnya. Sebagai orang baru dalam kehidupan nyata, mahasiswa memiliki idealisme dari mata kuliah yang dipelajari. Idealisme tersebut ternyata tidak sesuai dengan nilai-nilai yang muncul dalam praktik-praktik dunia nyata. Sehingga dalam konteks ini, pertemuan antara nilai idealisme dan nilai-nilai praktik dunia nyata, memunculkan sikap kritis yang merupakan hasil dari konflik idealisme.

“Bagi mahasiswa Indonesia, seharusnya nilai kritis itu berangkat dari praktik hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang bertitik tolak dari empat konsensus dasar yakni Pancasila, NKRI, UUD NRI 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga, politik di Indonesia harus diartikan sebagai cara sebuah bangsa mengatur hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang semuanya bertumpu dari keempat konsensus dasar. Jika dalam praktik politik di Indonesia ternyata ada yang ke luar dari keempat konsensus dasar itu, mahasiswa Indonesia harus kritis dan peka,” ujar Putut Prabantoro.

Lebih lanjut, Putut menguraikan ada banyak cara untuk berkomunikasi politik. Namun yang paling mendasar dan utama adalah, bagaimana mewujudkan berkomunikasipolitik dengan cara bermartabat, berbudaya dan menggunakan data. Diabaikannya penggunaan data dalam berkomunikasi politik akan mendorong bangsa dan negara Indonesia pada situasi chaos, kacau balau.

“Jika dilihat dari konten dan cara berkomunikasi, kita ini seperti tidak pernah belajar dari sejarah ataupun peristiwa yang lalu. Dan bahkan, banyak para tokoh cepat sekali melupakan peristiwa-peristiwa yang lalu dan menganggapnya tidak ada. Bahwa pernyataannya sekarang berbeda dengan pernyataan sekarang, dianggap bukan suatu masalah. Seakan-akan kontrakdisi konten komunikasi yang dulu dan sekarang adalah hal yang wajar karena urusannya politik. Padahal menjadi politikus yang bermartabat, cerdas, menggunakan dan berbudaya merupakan pendidikan politik terbaik bagi anak-cucu,” tegasnya.

Kepada para mahasiswa Universitas Bakrie itu, alumnus Lemhannas PPSA XXI itu menandaskan, bangsa dan negara Indonesia mempunyai masa depan yang baik jika para politisinya memiliki komitmen dan peduli, setia pada nilai-nilai jati diri bangsa yang termuat dalam empat konsensus dasar nasional, berpikir logis dan kritis, serta berbicara berbasiskan data. Jika saat ini Indonesia belum menjadi utuh sebagai satu bangsa, ini merupakan akibat dari para politisinyyang a tidak setia memegang nilai-nilai luhur yang ada dalam empat konsensus dasar nasional.

Para mahasiswa juga diingatkan bahwa dengan kecanggihan teknologi komunikasi dan informasi, mencari data bukanlah hal yang sulit. Hanya saja diperlukan kearifan untuk menganalisa dan memastikan bahwa data yang digunakan memang valid. Jika data yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan, komunikasi politik menjadi sangat mudah dilakukan

Share1290Tweet806SendSharePin290Share226
Berita Sebelumnya

BTN Luncurkan KPR Lelang

Berita Selanjutnya

Ekonomi dan Keuangan Syariah Tahan Banting di Saat Krisis

Berita Terkait

Gus Lilur: Penambahan Layer Cukai Instrumen Selamatkan Industri Rakyat
Makroekonomi

Gus Lilur: Penambahan Layer Cukai Instrumen Selamatkan Industri Rakyat

3 Mar 2026, 12 : 00 AM
BPS Catat Deflasi 0,08% pada Agustus 2025, Setiap bulan Agustus Terjadi Deflasi dalam Empat Tahun Terakhir
Makroekonomi

BPS Mencatat Inflasi Year-on-year 4,76% pada Februari 2026

2 Mar 2026, 2 : 31 PM
PPEKRAF Diajak Manfaatkan BLK Kemnaker Latih SDM Unggul
Makroekonomi

PPEKRAF Diajak Manfaatkan BLK Kemnaker Latih SDM Unggul

2 Mar 2026, 12 : 34 PM
Laba Bersih JRPT Per Kuartal III Turun Jadi Rp625,41 Miliar
PROPERTI

Jaya Real Property (JRPT) Bukukan Laba Rp1,30 Triliun di 2025, Tumbuh 15,3%

2 Mar 2026, 7 : 25 AM
Pertahanan Semesta Presiden Prabowo
Makroekonomi

Said Abdullah: Anggaran MBG Masuk Pos Pendidikan Keputusan Politik

28 Feb 2026, 7 : 26 AM
PP Perseroan Terbitkan Obligasi Rp434,62 Miliar Untuk Bayar Utang
PROPERTI

PP Persero Catatkan Perolehan Kontrak Baru Rp2,76 Triliun pada Januari 2026, Tumbuh 120,8%

27 Feb 2026, 6 : 34 PM
Berita Selanjutnya
Ekonomi dan Keuangan Syariah Tahan Banting di Saat Krisis

Ekonomi dan Keuangan Syariah Tahan Banting di Saat Krisis

BI Resmikan Program Pemberdayaan Eduwisata Kampung Organik di Jatim

BI Resmikan Program Pemberdayaan Eduwisata Kampung Organik di Jatim

BI Dukung Sertifikasi Halal Produk Untuk Pengembangan UMKM

BI Dukung Sertifikasi Halal Produk Untuk Pengembangan UMKM

Berita Populer

  • Bakrie anda Brothers

    Tunggu RUPSLB, Bakrie and Brothers Gelar Right Issue Sebanyak 90 Miliar Saham

    3251 shares
    Share 1300 Tweet 813
  • Turun 1,60%, IHSG Sesi I Dekati 8.100 Terimbas BBCA, BMRI, TLKM, UNVR dan ASII

    3243 shares
    Share 1297 Tweet 811
  • Menggalang Kekuatan Kolektif untuk Mengawal Proses Pengesahan RUU Masyarakat Adat

    3240 shares
    Share 1296 Tweet 810
  • Awal Perdagangan, IHSG Anjlok 1,42% Dipicu Saham BBCA, BBRI, BMRI, TLKM, ASII, BUMI dan DEWA

    3239 shares
    Share 1296 Tweet 810
  • Maraknya Peredaran Rokok Ilegal, PMKRI Ruteng Siap Geruduk Bea Cukai Labuan Bajo

    3238 shares
    Share 1295 Tweet 810

Opini

Ray Rangkuti: Pilpres 2029 Pertarungan Gibran dan Sjafrie untuk Damping Prabowo

Ray Rangkuti: Pilpres 2029 Pertarungan Gibran dan Sjafrie untuk Damping Prabowo

3 Mar 2026, 12 : 39 AM
Akademisi UNAS: Sjafrie Sjamsoeddin Berpotensi jadi Matahari Baru di Pilpres 2029

Akademisi UNAS: Sjafrie Sjamsoeddin Berpotensi jadi Matahari Baru di Pilpres 2029

3 Mar 2026, 12 : 32 AM
Naik 32,63%, Japfa Bukukan Laba Rp4 Triliun pada 2025

Naik 32,63%, Japfa Bukukan Laba Rp4 Triliun pada 2025

2 Mar 2026, 8 : 56 PM
Laba Bersih Bakrie and Brothers Naik 50,75% Jadi Rp493,85 Miliar pada 2025

Laba Bersih Bakrie and Brothers Naik 50,75% Jadi Rp493,85 Miliar pada 2025

2 Mar 2026, 7 : 46 PM
Bursa Global dan Regional Melemah

IHSG Ditutup Anjlok 2,65% ke 8.016,833, Bareng Bursa Asia

2 Mar 2026, 7 : 10 PM
Suar News
Facebook Twitter Instagram TikTok Telegram
Berita Moneter

BERITAMONETER.COM menjadi portal berita yang paling terdepan hadir diruang kerja anda dengan menyuguhkan berita akurat yang sangat diperlukan bagi para pengambil kebijakan.
© 2024 - ALL RIGHTS RESERVED.

REDAKSI KAMI

Ruko Vinewood Residence 2, Jl. Moch. Kahfi II, RT.9/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

TENTANG KAMI

  • About
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • IKLAN Advertorial
  • REDAKSI
  • indeks
  • Feed

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.