Dua pekan pertama Juli ini harga CPO global hanya bergerak di kisaran US$ 845 – 865 per metrik ton. GAPKI memperkirakan harga CPO hingga akhir Juni tidak akan bergerak jauh di kisaran harga US$ 840-US$ 880 per metrik ton.
Diharapkan dua pekan ke depan sebelum hari Raya Idul Fitri harga masih bisa terkerek begitu juga dengan permintaan mengingat hari raya biasanya konsumsi lebih meningkat dibanding hari biasa.
Sementara itu Harga Patokan Ekspor Juli 2014 ditentukan oleh Kementerian Perdagangan sebesar US$ 805 dan Bea Keluar 10,5% dengan referensi harga rata-rata tertimbang (CPO Rotterdam, Kuala Lumpur dan Jakarta) sebesar US$ 865,35.
Sementara itu, dalam rangka mendorong perluasan pasar minyak sawit ke Turki, pada akhir Mei GAPKI bekerja sama dengan Kementerian Pertanian RI mengadakan acara forum bisnis antara pengusaha kelapa sawit Indonesia dengan pengusaha Turki di Istanbul.
Tujuan dari forum bisnis adalah untuk meningkatkan perdagangan antara Turki dan Indonesia serta mempromosikan minyak sawit lestari Indonesia ke negara Timur Tengah khususnya Turki dimana Turki merupakan salah satu hub perdagangan ke beberapa negara tetangga Turki.
Untuk menjaga supaya harga CPO asal Indonesia tetap kompetitif GAPKI telah mengusulkan kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan untuk mengadakan Preferential Trade Agreement (PTA) dengan Turki.











