Seperti yang diketahui Malaysia telah lebih dulu menandatangani PTA dengan Turki sehingga bea masuk impor CPO asal Malaysia lebih rendah dibandingkan CPO asal Indonesia.
Sejak PTA Malaysia dan Turki ditandatangani bea masuk impor CPO asal Malaysia turun dari 31% menjadi 20% sehingga harga CPO asal Malaysia jauh lebih kompetitif dibandingkan CPO asal Indonesia. GAPKI berharap pemerintah memberikan perhatian khusus mengenai hal ini.
Penulis adalah Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) di Jakarta











